Belajar Teliti
Saya dan ceroboh itu ibarat teman dekat yang susah dipisahkan.
Pernah suatu hari. Saya ke pasar, pilih sayur, bayar, terus pulang, sayur nya enggak dibawa. Parahnya lagi, saya baru sadar setelah sampai di rumah.
Mau balik lagi ke pasar, capek kalau cuma ambil sayuran doang, kalau enggak balik lagi, butuh sama sayuran nya, dilema banget pokoknya.
Nah, Mak!
Biar tidak mengalami kejadian seperti saya, fokus ya mak! fokus!
Biar tidak mengalami kejadian seperti saya, fokus ya mak! fokus!
Kalau ke pasar itu bawa catatan, dari rumah sebaiknya tulis dulu barang apa saja yang mau dibeli. Kalau sudah belanja, usahakan dicek lagi! Jangan lupa bawa tas dari rumah. Supaya, belanjaan kita tidak Tercecer kemana-mana.
Selain itu, membawa tas dari rumah bisa mengurangi penggunaan kantong plastik. Itu berarti kita sudah ikut mencegah pemanasan global.
Kasus lainnya. Saya pernah salah kirim barang. Pesanan sana saya sini, Pesanan sini saya kirim sana . Gara-gara kesalahan tersebut, saya jadi dapat komplain dari sana sini. #tepokjidat
Belajar dari pengalaman. Sekarang, saya selalu sediakan stiker label di rumah. Jadi, kalau ada orang mau pesan jilbab, di jilbab yang sudah dipesan, langsung saya tempel nama pemesannya.
Sebelum dibungkus dan dikirim, saya biasa kan untuk mengecek ulang, supaya benar-benar yakin. Kalau barang yang dibungkus dan dikirim itu sesuai pesanan.
Kecerobohan saya tidak sampai disitu mak. Beberapa hari lalu saya juga kena insiden kerudung terbalik.
Untungnya, pas kejadian, saya sedang memakai kerudung dari brand "Munira." Jadi enggak bakal ketahuan meskipun memakainya terbalik.
Sebab, Kerudung "Munira" itu warna bagian luar dan dalam sama bagusnya, jahitan nya juga sangat halus dan rapi. Enggak masalah meskipun terbalik memakainya.
Tapi biarpun begitu jangan ya mak! Teliti dan waspada itu Harus! Supaya apa yang kita kerjakan tidak sia-sia. Karena dari pengalaman yang sudah pernah saya alami, kecerobohan itu selalu berujung kesusahan.
Makanya, sekarang saya lagi berjuang banget usir kebiasaan buruk tersebut, salah satunya dengan belajar menulis. Karena dalam dunia tulis menulis, ketelitian menjadi sebuah keharusan yang tidak boleh dilanggar. Eh bener enggak sih?
Semoga ketelitian yang sedang saya pelajari di dunia tulis menulis, bisa menular kedalam kehidupan sehari-hari. Aamiin...
😇 doakan saya ya mak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar